Tampilkan postingan dengan label Karir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karir. Tampilkan semua postingan

13 Januari 2010

10 Kesalahan Saat Job Interview


Selasa, 12/1/2010

10:41 WIB

KOMPAS.com - Panggilan untuk wawancara yang ditunggu-tunggu telah datang. Wajar bila Anda begitu bersemangat untuk menghadapinya. Hati-hati, jangan sampai semangat Anda malah merusak kesempatan itu. Misalnya, dengan memberikan jawaban yang kurang bijaksana. Apa saja hal-hal yang bisa bikin nilai "pasaran" Anda turun di mata pewawancara?



1. Anda mengatakan, "Inilah pekerjaan impian saya." Walaupun Anda bersungguh-sungguh mengatakannya, 70 persen pewawancara tidak akan terlalu tertarik. Sebab mereka telah mendengar hal yang sama dari pelamar-pelamar lainnya. Akan lebih baik jika Anda memikirkan jawaban yang "out of the box", atau mengatakan bahwa Anda adalah team player yang baik. Setelah itu jelaskan mengapa Anda hebat dalam hal itu.

2. Anda menjelek-jelekkan bos lama Anda. Meskipun Anda terlihat smart saat wawancara, ada baiknya tidak menganggap lemah ataupun menjelek-jelekkan mantan atasan karena menganggap kepimpinannya yang kurang baik. Anda akan dinilai tidak respek pada atasan.

3. Menanyakan jatah cuti, padahal belum diterima. Anda boleh saja punya harapan tentang jatah cuti. Namun jangan bicarakan di awal wawancara, terlebih wawancara pertama. Anda juga tak perlu mengemukakan tentang liburan panjang yang selalu Anda lakukan bersama keluarga setiap tahun. Sebab pewawancara ingin mendengar sebesar apa kontribusi yang akan Anda lakukan pada perusahaan saat diterima nanti.

4. Minum air mineral atau kopi? Sebaiknya hindari minuman berkafein sebelum wawancara, karena bisa menciptakan bau mulut. Selain itu efek kafein bisa merusak konsentrasi saat wawancara, membuat Anda cepat haus, dan ingin buang air terus.