13 Januari 2010

Atasi Leukoplakia, dari Terapi sampai Pembedahan


Rabu, 13 Januari 2010

10:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kelainan di rongga mulut atau leukoplakia umumnya tidak menimbulkan kerusakan yang serius pada jaringan mulut. Pada beberapa kasus, leukoplakia hanya akan menimbulkan peradangan yang membuat penderita merasa tak nyaman.

Meski begitu, penyakit ini tidak bisa dianggap sepele. Jika sudah terjadi komplikasi, penyakit ini bisa menjadi awal timbulnya penyakit yang lebih serius, yakni kanker mulut. Kelainan ini akan cepat menjadi kanker mulut jika penderita leukoplakia kekurangan asupan vitamin.

Kanker mulut ini akan mulai terbentuk di sekitar bercak leukoplakia sebelum kemudian menyebar dan semakin menadi besar. Untuk memantau apakah leukoplakia sudah berubah menjadi kanker mulut, biasanya dokter akan melihat bercak tersebut.

Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti yang juga dokter gigi Tri Erri Astoeti mengatakan, untuk memastikan leukoplakia ganas atau tidak, atau bahkan sudah menjadi kanker atau belum, ia memerlukan tes sampel sel atau sering dikenal dengan istilah biopsi.

"Bila ditemukan tanda-tanda keganasan, akan dilakukan terapi pembedahan, seperti halnya dalam kasus kanker mulut," ujarnya.

Wahai Perokok, Awas Ancaman Leukoplakia!


Rabu, 13 Januari 2010

11:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Anda perokok berat dan sekaligus penyuka minuman keras? Berhati-hatilah! Kebiasaan ini membuat Anda menghadapi risiko besar terserang penyakit leukoplakia.

Dokter spesialis bedah mulut dan maksilofasial Rumah Sakit Umum Daerah Pasar Rebo, Jakarta Timur, Juliani Kusumaputra Isbandiono, menyatakan, asap rokok dapat menyebabkan iritasi pada rongga-rongga mulut.

"Iritasi itu kemudian mempermudah senyawa kimia berbahaya yang terkandung di dalam tembakau untuk masuk ke dalam jaringan di mulut dan terjadilah leukoplakia," ujar dia.

Bahkan, hasil penelitian Silverman S Jr, seorang dokter di Kanada, sudah mengukuhkan teori tersebut. Menurutnya, sebanyak 95 persen penderita leukoplakia adalah perokok.

Bahaya ini juga menghampiri penenggak minuman beralkohol. Senyawa kimia berbahaya yang terkandung di dalam alkohol mudah masuk ke dalam jaringan di mulut.

Oleh karena itu, umumnya, dokter menyarankan pasien leukoplakia untuk berhenti merokok dan mengonsumsi alkohol. Jika menaati larangan ini, penderita gangguan leukoplakia akan lebih cepat pulih.

Berhentilah Mengkhawatirkan Kesehatan!



Rabu, 13 Januari 2010
09:36 WIB

KOMPAS.com — Hampir setiap hari kepala kita dijejali oleh berbagai nasihat penting tentang kesehatan. Mulai dari pentingnya olahraga, tidur cukup, hingga konsumsi lima macam buah setiap hari. Sayangnya, hanya sedikit orang yang mempraktikkan apa yang sudah didengarnya.

Dr Susan M Love, pakar kesehatan perempuan, dalam bukunya, Live a Little! Breaking the Rules Won’t Break Your Health, mengatakan, menjalankan semua petuah tentang kesehatan adalah tidak mungkin. "Lagi pula, sebagian besar dari kita sudah sehat, lebih dari apa yang kita duga," ujarnya.

Karena itulah, Susan menawarkan aturan baru dalam gaya hidup sehat: berhenti mengkhawatirkan kesehatan. Ia mengatakan, menjalankan semua aturan kesehatan justru bisa menimbulkan stres dan rasa bersalah. "Bagi sebagian besar masyarakat, 'cukup sehat' sudah ideal," kata dokter spesialis bedah ini.

"Apa yang Anda cari dari hidup sehat yang Anda jalani, apakah untuk hidup selamanya?" tanyanya. Yang paling penting adalah hidup selama yang kita bisa dengan kualitas hidup yang baik, lanjutnya.

Google Bantah Melindungi Islam


Selasa, 12 Januari 2010

20:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Penyedia layanan search engine terbesar dunia, Google, membantah telah membela kepentingan Islam di atas agama lainnya. Pernyataan tersebut menjawab tuduhan bahwa Google telah menyensor kata-kata kunci yang anti-Islam dalam hasil pencariannya.

Coba jika pengguna Google mengetik kata "Christianity is" (Kristen adalah) maka dalam kotak pencarian akan langsung muncul daftar rekomendasi frasa yang bernada negatif. Begitu juga jika pengguna mengetikkan "Buddhism is" (Buddha adalah), hanya sedikit yang sesuai dan positif.

Namun, saat diketik "Islam is" kecenderungan yang sama tidak terjadi malah tidak muncul rekomendasi apa pun. Hal tersebut menuai kecurigaan bahwa Google mungkin memberikan proteksi terhadap keyakinan penganut Islam tetapi tak menerapkannya kepada penganut keyakinan lainnya.

10 Kesalahan Saat Job Interview


Selasa, 12/1/2010

10:41 WIB

KOMPAS.com - Panggilan untuk wawancara yang ditunggu-tunggu telah datang. Wajar bila Anda begitu bersemangat untuk menghadapinya. Hati-hati, jangan sampai semangat Anda malah merusak kesempatan itu. Misalnya, dengan memberikan jawaban yang kurang bijaksana. Apa saja hal-hal yang bisa bikin nilai "pasaran" Anda turun di mata pewawancara?



1. Anda mengatakan, "Inilah pekerjaan impian saya." Walaupun Anda bersungguh-sungguh mengatakannya, 70 persen pewawancara tidak akan terlalu tertarik. Sebab mereka telah mendengar hal yang sama dari pelamar-pelamar lainnya. Akan lebih baik jika Anda memikirkan jawaban yang "out of the box", atau mengatakan bahwa Anda adalah team player yang baik. Setelah itu jelaskan mengapa Anda hebat dalam hal itu.

2. Anda menjelek-jelekkan bos lama Anda. Meskipun Anda terlihat smart saat wawancara, ada baiknya tidak menganggap lemah ataupun menjelek-jelekkan mantan atasan karena menganggap kepimpinannya yang kurang baik. Anda akan dinilai tidak respek pada atasan.

3. Menanyakan jatah cuti, padahal belum diterima. Anda boleh saja punya harapan tentang jatah cuti. Namun jangan bicarakan di awal wawancara, terlebih wawancara pertama. Anda juga tak perlu mengemukakan tentang liburan panjang yang selalu Anda lakukan bersama keluarga setiap tahun. Sebab pewawancara ingin mendengar sebesar apa kontribusi yang akan Anda lakukan pada perusahaan saat diterima nanti.

4. Minum air mineral atau kopi? Sebaiknya hindari minuman berkafein sebelum wawancara, karena bisa menciptakan bau mulut. Selain itu efek kafein bisa merusak konsentrasi saat wawancara, membuat Anda cepat haus, dan ingin buang air terus.

6 Langkah Menuju Tubuh Lebih Ramping


Selasa, 12/1/2010

12:22 WIB

KOMPAS.com - Tak perlu merasa tersiksa untuk mendapatkan tubuh ideal Anda. Cukup dengan mengubah gaya hidup harian pun Anda sudah bisa meraih keinginan Anda itu. Coba lakukan langkah-langkah harian berikut untuk memastikan agar bobot impian Anda tercapai dengan cara yang sehat.



1. Menimbang Berat Tubuh Setiap Hari

Jika berat tubuh Anda terus meningkat setiap beberapa hari sekali, itu adalah tanda bahaya bahwa Anda harus mulai mengurangi asupan makanan yang berlemak, atau menambah porsi latihan.

2. Konsumsi Buah Dua Kali Sehari

Buah-buahan tak memiliki lemak, dan kebanyakan kandungannya adalah air, sehingga akan memberikan rasa kenyang di perut Anda. Sekaligus memberikan tempat untuk makanan berkalori tinggi. Buah juga memiliki banyak serat yang sehat. Pastikan Anda menambahkan makanan pembakar lemak ini dalam makanan Anda sehari-hari.

3. Membentuk Tubuh 3 Kali Seminggu

Lakukan gabungan push up, setengah jongkok, dan squat bergantian dalam waktu 5 menit, dan berikan jeda waktu masing-masing 30 detik. Latihan ini akan membangun dan mempertahankan massa tubuh. Semakin banyak otot yang Anda punya, makin tinggi metabolisme tubuh Anda, sehingga akan makin banyak kalori Anda yang terbakar dalam kegiatan sehari-hari.

Google May Pull out of China over Cyber Attacks


Rabu, 13 Januari 2010

07:58 WIB

By Ellen Nakashima




KOMPAS.com - Google said Tuesday that it may pull out of China because of a sophisticated computer network attack originating in China and targeting its e-mail service.

The company said it had evidence to suggest that "a primary goal of the attackers was accessing the Gmail accounts" of Chinese human rights activists. The attack was discovered in December.

Based on its investigation to date, Google said it does not believe the cyber attack succeeded. "Only two Gmail accounts appear to have been accessed, and that activity was limited to account information (such as the date the account was created) and subject line, rather than the content of emails themselves," the company said in a blog posting.

But David Drummond, Google senior vice president and chief legal officer, added that the attacks "have led us to conclude that we should review the feasibility of our business operations in China."

Trik Bertahan Saat Berhenti Merokok


Selasa, 12/1/2010

15:45 WIB

KOMPAS.com - Mungkin berhenti merokok merupakan salah satu resolusi yang terus Anda cantumkan tiap tahun. Tetapi hingga kini Anda belum mau melepaskan diri dari benda satu ini.



Yang Anda butuhkan untuk berhenti merokok adalah menanamkan alasan yang kuat dalam pikiran Anda, mengapa Anda ingin berhenti merokok, mencari sejumlah kegiatan yang menyibukkan Anda, dan meninggalkan sementara teman-teman yang punya kebiasaan merokok. Ini penting, meskipun saat itu Anda berusaha tidak merokok, kemungkinan besar teman akan menawari Anda. Selain itu tidak perlu lagi mengurangi merokok; Anda harus berhenti total saat ini juga.

Berikut adalah cara yang dapat Anda lakukan untuk berhenti merokok:

1. Ingat setiap hari mengapa Anda berhenti merokok. Bertahanlah selama beberapa jam. Setiap kali Anda ingin kembali merokok, pikirkan kembali beberapa jam lalu ketika Anda membebaskan diri dari rokok.

2. Ajak pasangan, teman, saudara, atau tim penyuluh, untuk berbagi rasa dengan Anda.

3. Agar mulut Anda tidak merasa asam saat tidak menghisap rokok, kunyah potongan wortel mentah, brokoli, atau buah-buahan manis seperti pir dan apel. Dijamin, Anda bukan hanya berhenti merokok, tetapi juga kulit yang cantik.

4. Ikut program ataupun perhimpunan berhenti merokok. Anda bisa saling bertukar pengalaman dan saling mendukung.

5. Usahakan untuk mulai berolahraga atau olah pernafasan lainnya. Perokok biasanya punya nafas yang pendek, jadi Anda bisa memulai yoga dari sekarang. Jika ingin yang simpel, gunakan tangga sebagai olahraga pagi saat tiba di kantor.

02 Januari 2010

Kaca Pintu Mobil Seret? Nih, Cara Memperlancarnya


KOMPAS.com — Kaca pintu mobil mendadak tidak bisa diturunkan. Padahal, Anda harus masuk tol dan membayar tiket. Karena kaca macet, satu-satunya jalan adalah membuka pintu. Yang lebih menjengkelkan, kaca bisa diturunkan—meski tidak lancar—tetapi enggak bisa menutup normal, kemudian turun hujan....

Proses itu sampai bisa mengalami seret lantaran chanel kaca, yang dilapisi beledu, luput dari perawatan. Akibat sering tersengat matahari dan disiram air, karet pun jadi lengket pada kaca. Efek lainnya, karet jadi cepat getas dan kehilangan elastisitas sehingga getaran kaca tak dapat diredam.

Ingat! Ganti Oli Motor Berikut Saringannya

KOMPAS.com — Sekadar mengingatkan, kalau Anda ganti oli, jangan lupakan filternya, apalagi jika saringan oli itu terbuat dari kertas. "Jika sudah lama, maka itu bisa hancur dan menutupi jalannya oli," ujar Lerry Rahmat dari Caos Custom.

Motor yang memakai filter oli kertas di antaranya Kawasaki Ninja 250, KLX 250, Hyosung RX dan RT 125. Demikian juga dengan bebek seperti Suzuki Shogun 125, Smash, dan Kawasaki. Pasalnya beberapa orang mengira kalau motor hanya butuh ganti oli. "Akibat lama enggak diganti, filter oli dari kertas bisa hancur di dalam," ungkap Lerry.